Friday, August 7, 2020

Permintaan untuk staycation melonjak saat tujuan wisata dibuka kembali

Liputan terkini-Staycations diperkirakan akan mengalami lonjakan popularitas, setelah dibukanya kembali beberapa tujuan wisata di Indonesia, kata sebuah firma riset dan konsultasi.Inventure memperkirakan dengan adanya pembatasan perjalanan saat ini, wisatawan lokal akan menjadi segmen yang mendorong sektor pariwisata Indonesia.

Ini menciptakan permintaan untuk hotel yang menawarkan fasilitas untuk staycation seperti restoran dan kolam renang,” kata analis bisnis Inventure Amanda Rachmaniar dalam webinar pada 30 Juli. “Ini juga menciptakan permintaan untuk perjalanan yang dapat diakses dengan mobil. Menurut Google Trends, penelusuran untuk "staycation" di Indonesia telah meningkat sejak beberapa tempat mulai mengurangi batasan sosial skala besar (PSBB) mereka pada bulan Juni.

Popularitas penelusuran rata-rata untuk kata kunci pada bulan Juni dan Juli telah melebihi rata-rata bulan Desember, menandakan minat yang lebih tinggi untuk liburan lokal dibandingkan dengan perjalanan liburan akhir tahun. Pandemi telah menekan industri penerbangan dan pariwisata, karena orang tetap tinggal di rumah di tengah PSBB.

Sektor pariwisata diperkirakan telah kehilangan pendapatan sebesar Rp 85 triliun (US $ 5,87 miliar) sepanjang tahun ini, menurut data Asosiasi Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Sementara itu, kedatangan turis asing ke Indonesia anjlok 59,96 persen menjadi 3,09 juta pada semester pertama tahun ini, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan.

AGEN POKER

PHRI menyatakan bahwa wisatawan domestik mencapai 96 persen dari total pengunjung sejak pandemi dimulai, menjadikannya pasar utama potensial bagi industri pariwisata.

Orang-orang masih menghindari perjalanan internasional karena bahaya infeksi COVID-19, sehingga mereka memilih destinasi lokal yang pada akhirnya dapat membantu membangunkan sektor pariwisata,” kata Amanda.

Pemerintah baru-baru ini mengizinkan beberapa tujuan wisata dibuka kembali untuk pengunjung sebagai upaya untuk mengurangi kerugian lebih lanjut di industri ini.

0 comments:

Post a Comment