Thursday, August 20, 2020

Indonesia menunda pemindahan ibu kota senilai $ 33 miliar untuk mengatasi pandemi

Indonesia puts $33 billion move of capital city on hold to tackle pandemicLiputan terkini-Indonesia telah menggunakan proyek ambisius senilai $ 33 miliar untuk merelokasi ibu kota ke pulau Kalimantan karena berjuang untuk mengendalikan pandemi virus corona, kata menteri perencanaan.

Pembangunan gedung-gedung pemerintah yang direncanakan untuk kota baru akan ditunda sampai Indonesia melihat "cahaya di ujung terowongan" pada wabah tersebut, kata Suharso Monoarfa, yang mengawasi rencana induk untuk kota baru tersebut.

Kami menempatkan sebagai prioritas nomor satu kami untuk pemulihan ekonomi dan mengatasi pandemi," kata Monoarfa kepada Reuters dalam wawancara yang disiarkan pada hari Selasa. Ketika situasi membaik, barulah kami akan memutuskan apa yang akan kami lakukan "dengan relokasi ibu kota, tambahnya.

Dengan terus terang mengakui hambatan proyek tersebut, dia mengatakan bahwa peletakan batu pertama dapat ditunda hingga 2022 atau 2023, karena pemerintah memfokuskan upaya untuk menemukan, dan kemudian mendistribusikan, vaksin COVID-19 kepada populasi hampir 270 juta.

Pembangunan istana negara dan bangunan lainnya pada awalnya akan dimulai pada tahun 2021, bersamaan dengan peningkatan bandara, pelabuhan laut, dan pembangunan jalan akses di kawasan hutan yang ditujukan untuk transformasi menjadi kota pintar baru.

Pegawai negeri sipil akan mulai pindah pada tahun 2024, yang akan menandai tahun terakhir masa jabatan kedua Jokowi.

Widodo meluncurkan proyek tahun lalu untuk mengurangi beban di Jakarta, kota berpenduduk 10 juta jiwa di pulau Jawa yang mengalami kemacetan lalu lintas, banjir rutin dan tenggelam karena pengambilan air tanah yang berlebihan.

Kepala eksekutif SoftBank Masayoshi Son, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair dan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed Bin Zayed al Nahyan telah terdaftar sebagai penasihat proyek tersebut.

Ketika pihak berwenang berjuang untuk membuka kembali ekonomi terbesar di Asia Tenggara, energi mereka semakin terkuras untuk memerangi epidemi yang meluas, yang telah menyebabkan lebih dari 6.200 kematian, penghitungan tertinggi di kawasan itu.

Biasanya, proyek sebesar itu akan membawa efek riak positif yang cukup besar bagi perekonomian, tetapi memberikan respons stimulus virus korona pemerintah tampaknya lebih mendesak sekarang, kata Wellian Wiranto, seorang ekonom di OCBC Bank.

AGEN POKER

Indonesia sekarang juga tidak mampu memindahkan ibukotanya, karena tekanan pandemi pada anggaran nasional menyebabkan defisit fiskal yang membengkak, kata ekonom lain.

Penurunan tersebut dapat berlangsung lebih lama dari yang diantisipasi pemerintah, hingga paruh kedua 2021, kata Enny Sri Hartati dari Institute for Development of Economics and Finance.

Siapapun yang berbicara tentang proyek ibu kota baru selama pandemi telah kehilangan akal sehatnya," tambahnya.

0 comments:

Post a Comment