Liputan terkini-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan akan menutup kantornya di Kemayoran, Jakarta Pusat, selama sepekan setelah hasil rapid test menunjukkan puluhan stafnya kemungkinan terjangkit COVID-19.
Puskesmas Kemayoran melakukan tes terhadap pegawai lembaga tersebut pada hari Rabu dan menemukan 31 dari 113 tes menghasilkan hasil "reaktif", kata juru bicara BMKG Taufan Maulana.
31 staf juga telah menjalani tes reaksi rantai polimerase (PCR) karena pengujian lebih lanjut diperlukan untuk hasil yang lebih akurat," kata Taufan pada hari Kamis seperti yang dilaporkan. Hasil tes PCR diharapkan keluar dalam tiga hingga lima hari ke depan.
Kami akan menutup kantor mulai 13 Agustus hingga 20 Agustus untuk memutus rantai penularan COVID-19. Selama penutupan, seluruh area kantor BMKG akan disterilkan dengan disinfektan,” imbuhnya.
AGEN POKER
Bahkan dengan semua karyawan badan tersebut bekerja dari jarak jauh dari rumah selama periode tersebut, Taufan mengatakan bahwa semua prakiraan cuaca dan sistem peringatan dini bencana akan berjalan normal. Kami akan tetap memberikan prakiraan cuaca secara real-time dan peringatan dini bencana seperti biasanya, "ujarnya.
Kepala Puskesmas Kemayoran, Buana mengatakan, sebanyak 31 pegawai BMKG yang hasil rapid testnya reaktif itu saat ini diisolasi sendiri.Kami sudah menasihati mereka untuk mengisolasi diri sambil menunggu hasil tes PCR," kata Buana, Kamis










0 comments:
Post a Comment