Saturday, February 1, 2020

Tiga rumah sakit di Kepulauan Riau menyambut kedatangan orang Indonesia dari Wuhan sebagai aksi protes penduduk setempat


Liputan terkini-Tiga rumah sakit di Kepulauan Riau sedang mempersiapkan kedatangan orang Indonesia dari Wuhan, Cina, yang akan diisolasi selama beberapa hari sementara mereka menjalani pemeriksaan kesehatan dan pemantauan sebelum mereka diizinkan pulang ke rumah.

Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Riau Tjeptjep Yudiana mengkonfirmasi Sabtu pagi bahwa ia telah menerima surat dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Departemen Kesehatan yang mengarahkan agensinya untuk melakukan persiapan.

Tiga rumah sakit yang disebutkan dalam surat tersebut adalah rumah sakit Badan Pengusahaan dan Rumah Sakit Embung Fatimah di Batam dan Rumah Sakit Regional Natuna di Natuna.

“Kami sedang membuat persiapan sekarang. Saya akan mengunjungi rumah sakit untuk menyambut mereka [orang Indonesia dari Wuhan]. Final mengatakan akan berada di tangan gubernur dan walikota Batam, ”kata Tjetjep kepada The Jakarta Post pada hari Sabtu.

Dia menambahkan bahwa Menteri Kesehatan Terawan telah berada di Natuna sejak Jumat sebagai bagian dari persiapan untuk menjadikan provinsi tersebut sebagai titik transit bagi orang Indonesia yang kembali dari Wuhan.

“Pada dasarnya, kita membutuhkan zine isolasi untuk mereka sampai mereka dinyatakan bebas dari coronavirus. Kami tidak ingin mereka ada di masyarakat sebelum kami tahu mereka sehat, "tambah Tjetjep.

Selain itu, Tjetjep mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dan Menteri Transportasi Budi Karya Sumadi dijadwalkan untuk mengunjungi Batam pada hari Sabtu, ketika mereka akan menyapa para pengungsi yang kembali.

Hingga Jumat, virus itu telah membunuh 213 orang dan menginfeksi hampir 10.000 orang di daratan Cina.


Sementara itu, juru bicara Otoritas Zona Perdagangan Bebas Batam Indonesia (BP Batam) Dendi Gustinandar mengatakan belum ada diskusi tentang apakah mereka yang kembali akan diisolasi di asrama haji di Batam.

“Aku belum mendengar tentang rencananya. Belum ada diskusi tentang itu di kantor terkait, ”tambah Dendi.

Dia mengatakan BP Batam belum mengeluarkan instruksi untuk menggunakan asrama haji sebagai tempat isolasi.

Dia menyatakan bahwa counter melaporkan rencana pemerintah untuk menggunakan asrama haji sebagai zona isolasi, yang telah memicu protes dan kritik dari masyarakat setempat.





0 comments:

Post a Comment