Tuesday, January 28, 2020
Home »
agen bandar QQ.capsasusun
,
agen bandarQ.agen bola.agent sakong
,
agen domino
,
agen poker
» Dugaan coronavirus Wuhan di Indonesia: Apa yang kita ketahui sejauh ini
Dugaan coronavirus Wuhan di Indonesia: Apa yang kita ketahui sejauh ini
Liputan terkini-Ketika angka kematian di China terus meningkat, lebih banyak kota dikunci dan diduga ada kasus di negara lain, kekhawatiran akan wabah virus corona baru telah mencapai Indonesia.
Pada hari Jumat, Presiden Joko "Jokowi" Widodo mengatakan dia telah memerintahkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk meningkatkan kewaspadaan pemerintah terkait virus coronavirus baru 2019 (2019-nCoV), yang juga disebut sebagai coronavirus Wuhan.
“Kita harus siap untuk memeriksa setiap orang yang masuk ke Indonesia atau siapa saja yang berpotensi membawa virus dalam tubuh mereka,” katanya. "Namun, sampai hari ini, sesuai dengan informasi yang saya terima, dan saya berharap akan tetap seperti ini, tidak ada yang terinfeksi dengan virus corona di Indonesia," tambahnya.
Indonesia belum memiliki kasus yang dikonfirmasi pada 28 Januari.Pasien yang dicurigai pada 28 Januari
Pada 28 Januari, berbagai media melaporkan bahwa Indonesia memiliki setidaknya delapan orang yang diduga sebagai pasien virus korona, atau dalam istilah otoritas kesehatan Indonesia, delapan orang telah “diamati”. Kota-kota Jawa Tengah, empat pasien, diduga
Pada 28 Januari, provinsi telah melaporkan bahwa empat pasien sedang dalam pengamatan. Salah satunya di Rumah Sakit Cilacap - seorang turis berusia 29 tahun dari Shanghai, Cina, yang sedang berlibur keluarga.
Lain adalah orang Indonesia yang baru saja kembali dari Singapura. Pada hari Senin, kepala departemen layanan medis Rumah Sakit Dr. Moewardi, Harsini, mengatakan bahwa setelah tes laboratorium dan rontgen thorax, rumah sakit menyimpulkan bahwa pasien itu adalah virus korona negatif dan memiliki bronkitis akut. Namun pada hari Selasa, kepala departemen hukum dan hubungan masyarakat rumah sakit, Eko Haryanti, mengatakan pasien masih dalam pengamatan dan akan diuji ulang pada 29 Januari.
Seorang mahasiswa PhD Indonesia dari Wuhan juga sedang diamati di Rumah Sakit Karyadi di Semarang.
Di Purwokerto, seorang turis Tiongkok dari Shanghai diamati pada 28 Januari. Namun, seorang turis lain dari Tiongkok, dikatakan oleh rumah sakit itu telah melakukan tes negatif pada 28 Januari















0 comments:
Post a Comment