Saturday, August 15, 2020

Kepolisian Riau menyelidiki penyebab kematian, dugaan penyelundupan tiga pelaut almarhum yang bekerja di kapal China

Liputan terkini-Kepolisian Kepulauan Riau telah melakukan penyelidikan atas kematian tiga nelayan Indonesia yang bekerja di kapal penangkap ikan China Fu Yuan Yu 829, dengan dugaan bahwa mayat-mayat tersebut secara ilegal dikembalikan ke Indonesia melalui kota Batam.

Kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima informasi pada hari Rabu tentang tiga jenazah yang ditahan di sebuah perahu kayu di Pelabuhan Batu Ampar di Batam.

Kapal tersebut dilaporkan mengangkut jenazah dari Fu Yuan Yu 829 di perairan Outer Port Limit (OPL) antara Indonesia dan Singapura. Kami kemudian menemukan mayat-mayat itu di kamar mayat Rumah Sakit BP Batam dan mengidentifikasinya, ”Kepala Direktorat Reserse Kriminal Kepolisian Daerah Riau Kombes. Arie Darmanto mengatakan kepada The Jakarta Post pada hari Jumat.

Ketiga jenazah tersebut adalah Dicky Arya Nugraha (23 tahun) dari Kabupaten Donggala di Sulawesi Selatan, Syaban (22 tahun), dan Musnan (26 tahun), keduanya dari Kabupaten Bireun di Aceh. Kami sudah meminta rumah sakit untuk melakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematiannya, ”kata Arie.

AGEN POKER

Polisi juga telah menangkap dua bos agen perekrutan dan mendakwa mereka berdasarkan undang-undang perdagangan manusia dan karena diduga mengirim mayat ke Indonesia tanpa izin.Jenazah korban masuk ke Indonesia tanpa izin dan prosedur yang benar, tambah Arie.

Juru bicara Kepolisian Daerah Riau Kombes. Harry Goldenhart mengatakan kantornya akan mengatur untuk menghubungi pemerintah China untuk melaporkan kematian tersebut.

0 comments:

Post a Comment