Monday, August 3, 2020

BCA akan mengakuisisi Rabobank Indonesia pada akhir Q3


Liputan terkini-Bank Central Asia (BCA) yang terdaftar secara publik berharap untuk menyelesaikan akuisisi Rabobank Indonesia yang berfokus pada pertanian pada akhir kuartal ketiga tahun ini, setelah menerima persetujuan dari pemegang saham.

Pemegang saham BCA memberikan persetujuan mereka pada rencana bank untuk mengakuisisi 3,72 juta saham Rabobank selama rapat umum luar biasa pada 30 Juli.

Saham tersebut mewakili kepemilikan penuh perusahaan, yang saat ini dimiliki oleh bank Belanda Koperasi Rabobank UA, PT Aditirta Suryasentosa, PT Antarindo Optima, PT Antariksabuana Citranagara dan PT Mitra Usaha Kencana Sejati.

"Nilai total akuisisi ini akan merujuk pada premi tetap sebesar US $ 20,5 juta ditambah nilai buku yang disesuaikan satu kali pada penutupan pada September 2020," kata BCA dalam sebuah pernyataan.

Setelah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham, BCA mengatakan akan mengajukan aplikasi ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendapatkan persetujuan badan untuk akuisisi. Proses ini diharapkan selesai pada akhir kuartal ketiga tahun ini.

Saham BCA, diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) di bawah simbol BBCA, telah turun 1,52 persen pada 11:04 waktu Jakarta pada hari Senin sebagai ukuran utama bursa, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), jatuh 2,75 persen.

Investor asing membuang, secara bersih, saham BCA senilai Rp 135,8 miliar pada perdagangan Senin pagi karena pasar saham lokal dilanda sentimen negatif karena kontraksi yang diumumkan oleh negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Prancis, dan Jerman, pekan lalu. Bursa secara keseluruhan mencatat penjualan bersih asing lebih dari Rp888 miliar.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan BCA Raymon Yonarto mengatakan akuisisi Rabobank Indonesia bertujuan untuk mendukung arsitektur perbankan Indonesia.


Ini juga dimaksudkan untuk mendukung bisnis anak perusahaan kami yang sudah ada," katanya dalam sebuah pernyataan kepada BEI tahun lalu. Bank juga akan mempelajari kemungkinan menggabungkan Rabobank dengan anak perusahaan BCA di masa depan, menurut pernyataan itu.

Akuisisi Rabobank akan menjadi akuisisi kedua baru-baru ini oleh BCA. Pada bulan November 2019, BCA mengambil kepemilikan penuh Bank Royal sebesar Rp 988,05 miliar (US $ 67,24 juta).

Rabobank Indonesia mengumumkan sebelumnya tahun lalu bahwa mereka akan menghentikan operasi pada Juni 2020. Presiden direktur Jos Luhukay mengatakan keputusan itu dibuat untuk menyelaraskan dengan strategi bisnis global Grup Rabobank, yang akan fokus pada rantai pasokan makanan dan produk pertanian.

0 comments:

Post a Comment