Liputan terkini-Sepuluh warga sipil dan satu petugas polisi tewas dalam serangan senjata dan bom oleh pejuang Al-Shabaab di sebuah hotel tepi pantai kelas atas di ibukota Somalia pada hari Minggu, seorang pejabat mengatakan kepada AFP.
Pasukan keamanan membutuhkan waktu empat jam untuk mendapatkan kembali kendali atas Hotel Elite di daerah pantai Lido di Mogadishu setelah lima penyerang menyerbunya Minggu malam, kata juru bicara kementerian informasi Ismael Mukhtaar Omar.
Sepuluh orang tewas dan lima gerilyawan juga tewas, ditambah satu petugas polisi khusus Somalia," kata Omar kepada AFP.
Tidak jelas bagaimana pasukan keamanan Somalia berhasil mengakhiri pengepungan di hotel dan membunuh para penyerang, yang pada satu titik dikatakan telah menyandera.
Sebelumnya pada hari Minggu, ketika pengepungan masih berlangsung, sumber keamanan mengatakan kepada AFP tanpa menyebut nama bahwa salah satu penyerang tewas dalam ledakan bom mobil yang memicu serangan itu dan dua lainnya tewas dalam baku tembak.
AGEN POKER
Petugas ambulans di lokasi kejadian melaporkan sedikitnya 28 orang luka-luka. Saksi mata mengatakan serangan itu dimulai dengan ledakan besar dan orang-orang lari dari daerah itu karena suara tembakan terdengar dari hotel, yang sering dikunjungi oleh pejabat pemerintah.
Ledakan itu sangat berat dan saya bisa melihat asap di daerah itu. Ada kekacauan dan orang-orang mengungsi dari gedung-gedung di dekatnya," kata saksi Ali Sayid Adan.
Korban tewas termasuk pejabat pemerintah Abdirasak Abdi, yang bekerja di kementerian informasi, kata rekannya Hussein Ali.
Al-Shabaab mengatakan mereka melakukan serangan itu, menurut pernyataan yang diterjemahkan oleh SITE Intelligence Group.
Pernyataan itu mengklaim para pejuangnya "mengambil kendali atas hotel" dalam "operasi pencarian martir










0 comments:
Post a Comment