Liputan terkini-Satuan Kerja Regulatori Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Hulu mengatakan pada hari Rabu bahwa itu akan memungkinkan perusahaan hulu untuk menunda pembayaran tahunan Pengabaian dan Pemulihan Lokasi (ASR) dalam upaya untuk menjaga tingkat produksi Indonesia sesuai dengan krisis COVID-19. berlanjut.
Biaya, yang digunakan untuk mengatasi masalah lingkungan yang terkait dengan sumur minyak dan gas yang tidak aktif, akan dikumpulkan tahun depan sebagai gantinya. Perusahaan diharuskan melamar ke SKK Migas untuk bantuan.
Ini adalah cara kami untuk memastikan bahwa target untuk tahun ini dan tahun-tahun berikutnya terpenuhi," kata kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto dalam sebuah pernyataan. Menunda pembayaran ASR adalah salah satu dari beberapa relaksasi yang SKK Migas telah janjikan kepada perusahaan minyak dan gas untuk menjaga output mereka sesuai dengan target tahunan, meskipun tahun ini harga minyak mentah jatuh dan jatuhnya permintaan bahan bakar.
Harga Brent, sebuah patokan perdagangan minyak internasional, mencapai titik terendah US $ 19,33 per barel pada 21 April. Pada hari Jumat, itu adalah $ 43 per barel. Para ahli mengatakan bahwa meskipun ada tanda-tanda pemulihan, harga minyak mentah kemungkinan akan tetap rendah - di bawah $ 50 per barel - sampai tahun depan, ketika krisis kesehatan diperkirakan akan mereda.
Gugus tugas telah merevisi target produksi minyak 2020 sebesar 4 persen menjadi 725.000 barel per hari. Perusahaan juga merevisi target produksi gasnya sebesar 14,2 persen menjadi 5.727 juta standar metrik kaki kubik per hari (mmscfd), sebagai akibat dari tekanan ekonomi.
Kontribusi biaya ASR tahunan untuk pengeluaran, sejauh yang saya tahu, jumlah tetap, dan itu cukup signifikan dalam kondisi harga seperti itu," kata pengamat minyak dan gas Tumbur Parlindungan kepada The Jakarta Post pada hari Rabu.
Dia mengatakan dengan relaksasi ASR, perusahaan akan memiliki lebih banyak likuiditas untuk melayani dan memelihara sumur minyak dan gas yang ada.
AGEN POKER
Tanpa insentif itu, dalam jangka pendek - dua atau tiga tahun ke depan - penurunan produksi mungkin lebih tajam daripada tahun-tahun sebelumnya," tulisnya dalam pesan singkat.
Produsen minyak dan gas di Indonesia menyambut relaksasi ASR dari SKK Migas karena memberi mereka lebih banyak ruang untuk menyesuaikan aliran uang mereka, kata direktur eksekutif Indonesian Petroleum Association (IPA) Marjolijn Wajong.
Anggota IPA terdiri dari banyak produsen minyak dan gas terkemuka di Indonesia, seperti Chevron yang berbasis di California, ExxonMobil yang berbasis di Texas, dan BP yang berbasis di London.
"Tetapi pada akhirnya, insentif tersebut akan membantu beberapa perusahaan sementara, bagi yang lain, mungkin [tidak]," katanya kepada Post pada hari Kamis, menjelaskan bahwa keadaan keuangan anggota IPA berbeda.










0 comments:
Post a Comment