Thursday, July 16, 2020

Kolaborasi Sinovac dapat melihat vaksin COVID-19 siap pada awal 2021, klaim Bio Farma


Liputan terkini-Perusahaan induk farmasi milik negara PT Bio Farma mengklaim vaksin COVID-19 yang dikembangkan bekerja sama dengan perusahaan biophramaceutical Sinovac Biotech yang berbasis di China akan siap untuk digunakan dalam negeri pada awal tahun depan.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan perusahaan siap untuk meluncurkan uji klinis Fase III untuk vaksin di Indonesia sebelum pihak berwenang mengesahkan penggunaannya secara luas. Percobaan ini dimungkinkan berkat kolaborasi dengan Sinovac, yang memungkinkan transfer teknologi dan zat-zat vaksin antara kedua perusahaan, lanjutnya.

Dalam jumpa pers pada hari Kamis, Honesti mengatakan uji coba akan segera dimulai bekerja sama dengan Universitas Padjajaran di Bandung, Jawa Barat, serta badan penelitian dan pengembangan Kementerian Kesehatan. Diperkirakan bahwa hasil awal dari uji klinis Fase III ini dapat diajukan

untuk otorisasi penggunaan darurat oleh BPOM [Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia] pada kuartal pertama tahun 2021, ”kata Honesti. Dia menambahkan zat vaksin yang dikirim dari China akan dirumuskan dalam fasilitas Bio Farma. Uji coba Fase III di Indonesia akan melibatkan hampir 1.600 sukarelawan dan didanai oleh Bio Farma.

AGEN POKER

Setelah BPOM mengizinkan penggunaannya di negara tersebut, perusahaan farmasi akan memproduksi vaksin untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Honesti mengklaim fasilitas Bio Farma yang ada memiliki kapasitas untuk memproduksi 100 juta dosis, tetapi bisa meningkat menjadi 250 juta ketika perusahaan membangun fasilitas baru, yang dijadwalkan untuk mulai beroperasi pada akhir tahun ini.

Presiden direktur mengatakan Bio Farma memutuskan untuk bekerja dengan Sinovac karena portofolio produk yang terakhir, yang telah lulus penilaian prakualifikasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

0 comments:

Post a Comment