Wednesday, July 29, 2020

Indonesia mengatakan menahan kapal Vietnam dengan dua ton ikan


Liputan terkini-Indonesia telah menahan sebuah kapal Vietnam yang membawa dua ton ikan yang beroperasi secara ilegal di perairannya, kata para pejabat Rabu, hanya seminggu setelah pengejaran di laut lepas yang serupa.

Kapal pukat dengan sembilan awak melemparkan jala ikan dan peralatan lainnya yang mencurigakan ke laut dan kemudian menyalakan ban dengan harapan bahwa asap akan membuat pengejaran mereka hilang, kata pihak berwenang maritim Indonesia.

Kapal kemudian menabrak kapal penjaga pantai Indonesia dan kapal komersial yang lewat dalam upaya gagal melarikan diri, tambah mereka. Kami menembakkan meriam air ke kapal untuk menghentikannya ketika kapal itu mencoba melarikan diri, "kata jurubicara penjaga pantai Wisnu

Pramandita, sambil menambahkan bahwa pihak berwenang menyita dua ton ikan yang disimpan di atas kapal.Insiden itu terjadi pada hari Minggu di dekat pulau Natuna Indonesia di tepi Laut Cina Selatan tetapi baru diumumkan pada hari Rabu.


Pekan lalu, Indonesia mengatakan telah menahan dua kapal Vietnam di daerah yang sama menyusul perkelahian laut lepas yang dramatis dengan belasan awak yang putus asa untuk menghindari penangkapan.

Indonesia, negara kepulauan terbesar di dunia, mengatakan penangkapan ikan ilegal membebani ekonominya miliaran dolar setiap tahun dan berusaha menghentikan kapal asing yang memasuki wilayahnya. Jakarta mengklaim wilayah paling selatan Laut Cina Selatan sebagai zona ekonomi eksklusifnya.

Pada bulan Maret, otoritas maritim menyita lima kapal nelayan Vietnam dan hampir 70 awak di daerah itu.

0 comments:

Post a Comment