Tuesday, February 4, 2020
Home »
agen bandar QQ.capsasusun
,
agen bandarQ.agen bola.agent sakong
,
agen domino
,
agen poker
» Para penyuka makanan pedas, berhati-hatilah: Cabai sekarang semahal daging sapi
Para penyuka makanan pedas, berhati-hatilah: Cabai sekarang semahal daging sapi
Liputan terkini-Penjual makanan pedas di Jakarta mengkhawatirkan masa depan bisnis mereka karena harga cabai di daerah itu melonjak.
Menurut situs web pemerintah Jakarta untuk informasi harga makanan, infopangan.jakarta.go.id, harga rata-rata untuk cabai merah mata burung mencapai Rp 90.326 (US $ 6,58) per kilogram pada hari Rabu. Harganya bahkan lebih tinggi pada Selasa malam, karena satu kilogram cabai bisa berharga hingga Rp 110.556 - mirip dengan harga daging sapi, yaitu Rp 117.778 per kilogram.
Harga terendah Rp 30.000 per kilogram untuk cabe rawit merah dapat ditemukan di Pasar Jembatan Lima di Jakarta Barat. Di sisi lain, pemerintah mencatat harga tertinggi untuk komoditas, Rp 100.000 per kg, di Pasar Cijantung, Jakarta Timur.
Selain cabai merah, harga rata-rata untuk cabai jenis lain juga meningkat. Misalnya, cabai merah keriting dihargai Rp 69.782 per kg sedangkan habaneros dihargai Rp 88.260 per kg. Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Abdul Hamid mengatakan bahwa kenaikan harga cabai menjadi masalah selama pergantian musim. Meskipun masalah berlanjut dari tahun ke tahun, tidak ada yang datang dengan solusi permanen untuk mengatasi kenaikan harga.
"Masalahnya selalu terletak pada metode petani sejak masa lalu," kata Abdul pada hari Selasa, seperti dikutip oleh kompas.com.
Dia menambahkan bahwa permintaan cabai, terutama untuk jenis mata burung itu, telah meningkat setiap tahun sejak hidangan pedas semakin populer di antara beberapa tahun terakhir.
Namun, petani cabai di beberapa daerah menghadapi kegagalan panen selama beberapa bulan terakhir karena perubahan iklim.
“Penyebab utamanya adalah perubahan iklim. Banyak petani cabai melakukan kesalahan ketika mencoba memprediksi cuaca, "















0 comments:
Post a Comment